Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Melankolis

 Bagian Pertama  Kiani Batari Seorang wanita berambut   coklat dengan panjang rambut sebahu tengah terduduk dipojok kafe berukuran 7*7 m, tidak jauh dari hadapannya terdapat panggung kecil yang dipersembahkan untuk para pengunjung kafe yang diisi dengan berbagai macam penampilan menarik. Salah satunya adalah penampilan dari seorang barista yang memiliki bakat bernyanyi. Kafe ini selalu ramai oleh anak-anak muda yang sengaja mampir untuk sekedar nongkrong atau menikmati secangkir kopi yang rasanya bercita rasa khas. Selain dari itu, lelaki yang sedang bernyanyi dan bergitar itu menjadi salah satu faktor penyebab kafe ini ramai. Namun, diantara pengunjung kafe yang tertarik dengan penampilannya, wanita itu lebih memiih mengalihkan pandangannya kearah luar daripada memperhatikan penyanyi tersebut, baginya taka da yang menarik perhatiannya akhir-akhir ini selain sendirian. Wanita itu kini menghela nafas panjang, lalu menatap cincin yang berada di jari manisnya, ia tersenyum sinis, perl

Melangitkan Banyak Bintang

Aku tahu rasanya, sulit menahan semua hal sendirian, menahan semuanya untuk tidak dilepaskan. Aku tahu kamu hampir menyerah, hampir patah, bahkan kedua pundakmu ingin bersandar mencari tempat ternyaman. Tapi, apadaya? apa mungkin sosok yang selalu dinilai baik-baik saja oleh orang lain, bisa memperlihatkan lemahnya?  Kau tahu, apa yang lebih menyesakkan dari rindu? Iya, menahan perasaan sendirian. Kamu takut kehilangan, hawatir jika penantianmu selama ini tak bisa bahagia di akhir cerita. Setiap hari selalu dihantui ketakutan, bagaimana apabila doa yang selama ini dilangitkan tak pernah sampai?  Oh iya, izinkan aku membagi kisah kembali tentang Leia.  Selamat ya, sekarang usiamu menginjak 20 tahun, senang rasanya melihat Leia tumbuh menjadi gadis yang tetap bisa ceria, menjadi penawar bagi mereka yang butuh untuk diobati lukanya, menjadi tempat bersandar saat tangis yang lain tumpah. Di ulang tahun Leia kemarin, banyak orang yang menyayanginya. Ia sangat bahagia bisa merasakan bahagia