Emang hidup ini menurutku gak akan pernah adil ya? Kalau melihat, di tahun-tahun lalu aku sedang habis-habisan dihajar, lucunya sampai berniat untuk menyelesaikan rasa sakit dengan cara yang terlarang, disisi belahan bumi lain ternyata ada seseorang yang ditengah kalut hidupnya masih sempat dicintai dan diperjuangkan. Kalau ingat dulu, 22 tahun hidup sendiri, tanpa punya yang menguatkan, berjuang hidup dan mencoba untuk tetap memperjuangkan mimpi-mimpi. Ironis sekali, sungguh aku menyayangi diriku sendiri namun mengapa peranku adalah peran yang menjadi terluka karena keegoisan orang lain? Aku tidak membohongi diri, semua yang aku rasakan terbayar pada akhirnya. Namun, tetap saja aku merasa, mengapa di hidup yang sekali ini masih saja rasanya sesak? masih berfikir apa tuhan benar-benar ingin membuatku mati perlahan? Jahatnya tak mengirimku seseorang yang bisa membuatku kuat, kenapa ya? Tahun ini, aku akui aku memihak kepada sebuah keberuntungan, tapi masih saja disisihkan orang-orang ya...
Tuhan pernah bilang, kenikmatan dan keindahan Syurga itu luas, sangat luas dan besar. Hingga suatu waktu, bumi tempat tinggal manusia gersang, tidak ada sedikitpun keindahan disana. Tuhan memutuskan untuk menurunkan setetes keindahan dan kenikmatan syurga pada bumi. Kamu tau? diantara setetes keindahan yang diturunkan tuhan, terdapat banyak sekali ragam dan bentuknya. Manusia bisa merasakannya, semuanya melihat dan mengakui bahwa bumi itu indah dan juga nikmat. Tapi, ada satu bentuk keindahan yang tidak bisa semua manusia dapatkan. Salah satu bentuk indah itu kamu. Pada tanggal 25 Februari, 1997 keindahan itu lahir. Bukti tuhan mempersiapkan dan akan memberikan kebahagiaan ini pada semua orang. Kau tahu apa yang paling indah dari dia? Makhluk tuhan ini begitu sempurna, meskipun aku akui ada beberapa bagian yang butuh untuk disempurnakan. Mungkin pada waktu itu, tubuhnya tidak segagah sekarang. Ia masih mungil, dengan jemari kecil dan tangisannya yang memenuhi sel...