Langsung ke konten utama

Kelanjutan Hidup

Emang hidup ini menurutku gak akan pernah adil ya? Kalau melihat, di tahun-tahun lalu aku sedang habis-habisan dihajar, lucunya sampai berniat untuk menyelesaikan rasa sakit dengan cara yang terlarang, disisi belahan bumi lain ternyata ada seseorang yang ditengah kalut hidupnya masih sempat dicintai dan diperjuangkan.

Kalau ingat dulu, 22 tahun hidup sendiri, tanpa punya yang menguatkan, berjuang hidup dan mencoba untuk tetap memperjuangkan mimpi-mimpi. Ironis sekali, sungguh aku menyayangi diriku sendiri namun mengapa peranku adalah peran yang menjadi terluka karena keegoisan orang lain?

Aku tidak membohongi diri, semua yang aku rasakan terbayar pada akhirnya. Namun, tetap saja aku merasa, mengapa di hidup yang sekali ini masih saja rasanya sesak? masih berfikir apa tuhan benar-benar ingin membuatku mati perlahan? Jahatnya tak mengirimku seseorang yang bisa membuatku kuat, kenapa ya?

Tahun ini, aku akui aku memihak kepada sebuah keberuntungan, tapi masih saja disisihkan orang-orang yang iri hati dan dengki melihat bahagiaku, apa yang aku rebut dari mereka? Apakah tidak cukup bahagia mereka?


Lelah, sejelas-jelasnya lelah, namun sekarang aku punya seorang anak yang bisa membuat sebuah alasanku untuk hidup lebih kuat, karena sekarang aku dibutuhkan, tak bisa digantikan, terimakasih ya nak..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROLOG

  Saat itu, bulan ke-duabelas di penghujung tahun 2022. Seperti biasa, membiarkan semua hal direfleksikan dan dinilai sejauh mana rencana yang dususun sudah tercapai dalam setahun ini. Aku simpulkan banyak luka dan trauma yang akan sulit hilang sakitnya. Katanya, aku menolak setiap orang yang datang karena tidak siap untuk terikat dengan penilaian mereka. Aku ingin jadi lebih bebas menjadi diri sendiri tanpa harus melibatkan banyak mata untuk menilai sejauh mana baik dan tidaknya. Ah, lagian sebetulnya sudah hampir lima lelaki menawarkan diri untuk masuk dan membersamai hidupku yang katanya sudah masuk kepala dua. Percaya dengan seorang lelaki adalah hal yang paling aku antisipasi terjadi. Janji yang dibuat saat usia yang belum dewasa adalah bualan semata, tak peduli seberapa indah janjinya. Aku sudah muak juga dengan mempersilahkan orang baru masuk ke hati, karena jatuh cinta di usia kepala dua adalah fase rumit yang harus melibatkan banyak pihak, rasa, juga persetujuan oran...

[REVIEW] AVOSKIN MIRACULOUS REFINING TONER

Haii, setelah sekian lama hiatus dari dunia blog, akhirnya kali ini aku kembali aktif nulis lagi. Kali ini aku akan review salah satu produk toner yang ampuh bikin wajah cerah dan menghilangkan bekas jerawat.  Aku jadi inget beberapa waktu lalu ketika wajah aku breakout gara-gara gak cocok salah satu sunscreen. Jujur, pas kena breakout muncul jerawat mendem yang cukup sakit dan sulit banget hilangnya di area yang bahkan sebelumnya belum pernah tumbuh jerawat sama sekali. Setelah aku coba berbagai merek toner dan serum, justru aku kepincut sama salah satu produk dari Avoskin ini. Jujur, toner ini menurutku cocok untuk tipe kulit normal, kering, dan punya masalah dengan bekas jerawat juga wajah kusam. Aku sendiri mencoba toner ini setelah punya problem-problem diatas, tentunya dibarengi dengan gaya hidup sehat serta mengistirahatkan wajah dari produk yang bikin aku gak cocok. Hanya dalam 3-4 kali pemakaian, bekas jerawatku memudar, dan jerawat yang ada di pipi langsung hilang gitu a...

Bagian

"Tentang Leia yang kini terbiasa untuk sendu, membiasakan diri dengan keterasingan yang memilukan, menguatkan pundak sendiri, padahal pundaknya sudah patah berkali-kali karena menahan beban yang begitu berat. Leia memikul semuanya sendirian, memukul setiap inci kehidupan yang mengganggu dan menghancurkan semua hal yang menghalangi jalannya untuk terus berjuang" Kesepian memang bukan lagi sebuah hal yang asing, bagiku ia sudah kujadikan teman, mungkin ada yang bilang "apa kamu mau melewatkan hidup dengan sendu?" sebenarnya tidak benar-benar sendu, hanya sedikit menghadirkan rasa sendu dalam tiap kebahagiaan adalah sesuatu hal yang mengasyikkan. Hari ini mungkin ada yang tengah gundah karena suatu hal, tengah berduka karena ditinggalkan, tengah menangis karena gagal dan ada yang pura-pura kuat, membohongi dunia bahwa semua terlihat baik-baik saja. Merasakan sedih itu normal, wajar bahkan bisa dibilang itu adalah bagian dari diri manusia. Apa kamu pernah mengalaminya? ...